Seingat saya, ini adalah menu andalan saya sejak awal menikah dulu karena saya suka cumi (kecuali cumi-nya Comlabs) dan cara mengolah seperti ini adalah yang paling cepat dan mudah.
Yang di atas ini adalah versi dadakan hot from the wajan, terpaksa masak cumi karena sudah terlanjur mencairkan frozen cumi dari kemarin, haha... Padahal hari ini rencananya bakal makan di luar (dugh!)
Di sini saya menggunakan resep Ibu Sisca namun sepertinya lain kali saya harus mengurangi takaran saos sambalnya karena ini hasilnya terlalu pedas untuk selera saya. Saya juga tidak memberi garam tambahan lagi karena saya rasa asin dari saos tiram sudah cukup.
Eniwei beidewei, untuk rasa saos tiram saya sebenarnya lebih suka yang import berhalal label buatan negeri jiran sono noh karena rasanya lebih sedap dan pengawetnya sedikit. Tapi berhubung yang sebelumnya itu saos terpaksa dibuang karena berjamur (secara... volumenya banyak pisan), dengan merem, kali ini saya membeli yang merek lokal yang ukurannya lebih pemalas-masak friendly.
Oh iya, sebelum-sebelumnya cumi bertekstur keras dan kenyal. Namun, kali ini, karena cumi direndam parutan nanas terlebih dahulu, teksturnya jadi lebih empuk. Kita dapat membagi satu buah nanas kupas menjadi beberapa bagian per porsi lalu dibekukan di freezer/chiller untuk digunakan sebagai pelunak daging/seafood di kesempatan yang lain.
Selasa, 26 November 2013
Cumi Saos Tiram
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar